Investasi Menjanjikan: Pertambangan Bawah Tanah Menjadi Pilihan Utama di Indonesia

Bisnis653 Dilihat

Peningkatan Minat Investor Terhadap Tambang Bawah Tanah

haveatutor.com  Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) memperkirakan bahwa tambang bawah tanah akan semakin diminati oleh investor pertambangan di masa depan, meskipun membutuhkan investasi 3-4 kali lebih tinggi dibandingkan tambang permukaan.

Keunggulan Tambang Bawah Tanah

Menurut Irwandy Arif, Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Percepatan Bidang Tata Kelola Minerba, meskipun biaya operasional tambang bawah tanah lebih tinggi, risiko kerusakan lingkungan jauh lebih rendah dibandingkan dengan tambang permukaan. Dalam perkiraannya, tren peningkatan minat terhadap tambang bawah tanah dipicu oleh semakin sedikitnya cadangan dekat permukaan.

“Tambang bawah tanah memiliki peluang pengurangan risiko dampak lingkungan yang lebih kecil dibandingkan tambang permukaan, mengingat dampak lingkungan yang dihasilkan lebih terkendali,” ujar Irwandy seperti yang dikutip dari situs resmi Kementerian ESDM pada Minggu (24/12/2023).

Biaya Operasional dan Peluang Disrupsi Teknologi

Irwandy juga menjelaskan bahwa biaya operasional tambang bawah tanah lebih tinggi karena memerlukan tambahan biaya untuk ventilasi, penyanggaan, dan aspek lainnya. Meskipun begitu, ia menekankan bahwa beberapa biaya dapat terpangkas dengan adanya teknologi disrupsi.

“Biaya penambangan bawah tanah memang lebih besar dari tambang terbuka, tapi dengan adanya teknologi disrupsi, beberapa biaya dapat terpangkas,” lanjut Irwandy.

Masa Depan Tambang Bawah Tanah di Indonesia

Irwandy melihat bahwa masa depan tambang bawah tanah di Indonesia semakin cerah. Faktor-faktor seperti berkurangnya deposit berkadar tinggi dekat permukaan, penemuan teknologi baru dalam peralatan tambang bawah tanah, dan pengetatan regulasi lingkungan menjadi dorongan bagi pertumbuhan sektor ini.

Dengan semakin berkurangnya deposit yang dapat ditambang secara terbuka dan pertumbuhan teknologi baru, tambang bawah tanah di Indonesia diprediksi akan menjadi pilihan utama dalam mengatasi tantangan masa depan di sektor pertambangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *