OJK Perkuat Pengawasan Asuransi Melalui Kolaborasi dengan Korea Selatan

Asuransi415 Dilihat

Nota Kesepahaman Ditandatangani untuk Perluas Kerja Sama

haveatutor.com Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia menjalin kerja sama strategis dengan Korea Deposit Insurance Corporation (KDIC) dan Korea Insurance Development Institute (KIDI) dalam upaya memperkuat pengawasan di sektor asuransi. Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, bersama Chairman KDIC, Jaehoon Yo, serta Chairman KIDI, Chang-Eon Heo di Seoul, Korea Selatan pada Kamis (7/12).

Fokus Kolaborasi: Jaring Pengaman Keuangan dan Pengembangan Database

Kerjasama ini bertujuan untuk memperluas kerja sama internasional, khususnya dalam memperkuat infrastruktur keuangan melalui pengembangan kerangka Jaring Pengaman Keuangan (Financial Safety Net) di sektor asuransi. Selain itu, kolaborasi ini juga mencakup pengembangan database teknik penilaian risiko dan penentuan tarif premi asuransi.

Ruang Lingkup dan Waktu Berlaku Nota Kesepahaman

Ogi Prastomiyono menjelaskan bahwa kerja sama antara OJK dan KDIC mencakup pertukaran informasi, kerja sama isu lintas batas, pertukaran pegawai, pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia, dan bidang kerja sama lain yang disepakati. Nota kesepahaman ini berlaku sejak 7 Desember 2023 dan memiliki jangka waktu tiga tahun, hingga Desember 2026.

Sejalan dengan Kebijakan OJK

OJK menegaskan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan kebijakan OJK yang terbagi dalam dua workstream utama. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan asuransi dan memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan sektor keuangan di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *